Jenis Perkutut
Di dunia ini, ada tiga jenis perkutut, yaitu perkutut belang, perkutut besar, dan perkutut tutul. Dua jenis di antaranya terdapat di Indonesia.
1. Perkutut Belang (Geopelia Striata)
Ada 7 jenis perkutut belang, 5 di antaranya terdapat di Indonesia. Ke-7 jenis perkutut itu adalah sebagai berikut.
a. Perkutut asli atau nama Latinnya Geopelia Striata-Striata. Di Indonesia, perkutut jenis ini banyak dijumpai di Sumatera, Jawa, Bali, dan Lombok. Perkutut jenis ini pernah di introduksikan di Hawai dan Madagaskar. Burung ini juga meluas dari Thailand Selatan sampai ke Philiphina.
Ciri-cirinya: bulu bagian tubuh depan tidak terdapat garis-garis melintang, sedangkan bulu dada berwarna cokelat muda. Semakin ke bawah, berwarna putih kekuningan.
b. Perkutut Sumba dengan nama Latinnya Geopelia Striata Mungeus. Perkutut Sumba banyak terdapat di Pulau Sumba, Sumbawa, dan Timor. Ciri-cirinya: bulu dada bagian bawah terdapat warna putih kekuningan (krem) semakin ke bawah akan berwarna semakin putih kekuningan.
c. Perkutut Irian atau dengan nama Latinnya Geopelia Striata Papua. Perkutut Irian ini banyak terdapat di Pulau Irian bagian Selatan. Ciri-cirinya: bulu dada atas bergaris-garis hitam secara melintang. Bulu lainnya berwarna jingga keabu-abuan dengan garis tengah cinnamon yang memanjang. Semakin ke bawah, semakin berubah menjadi krem. Bulu tubuh bagian depan berwarna gelap.
d. Geopelia Striata Audacis. Burung jenis ini banyak terdapat di Kepulauan Kei dan Tanimbar. Ciri-cirinya: warna bulu putih kekuningan yang memanjang dari arah depan tubuh sampai ke bawah.
e. Geopelia Striata Placida. Burung jenis ini banyak terdapat di Pulau Irian dan Benua Australia bagian Utara. Ciri-cirinya: bulu dada atas bergaris-garis hitam melintang. Bulu lainnya berwarna jingga keabu-abuan dengan garis tengah cinnamon yang memanjang. Semakin ke bawah semakin berubah menjadi krem.
f. Geopelia Striata Traquila. Burung jenis ini tidak terdapat di Indonesia dan hanya ada di Australia Tengah.
g. Geopelia Striata Clelaudi. Burung jenis ini hanya terdapat di Australia Barat.
2. Perkutut Besar
Jenis perkutut besar di seluruh dunia dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu perkutut besar Australia dan perkutut besar Irian atau Geopelia Humeralis Humeralis dan Geopelia Striata Gregalis.
Ciri-ciri perkutut besar adalah tubuhnya besar, sekitar 27 cm dengan warna bulu sebagai berikut.
a. Bulu dasar cokelat.
b. Bulu pada bagian punggung berwarna garis-garis kelam pekat.
c. Bulu bagian pundak berwarna merah tembaga.
d. Bulu bagian bawah tubuh berwarna merah jambu sampai putih.
e. Bulu penutup sayap bergaris–garis cokelat.
3. Perkutut Tutul
Di Indonesia, perkutut tutul sering diperjualbelikan di pasar burung dengan sebutan perkutut Australia karena perkutut jenis tutul ini hanya ada di Australia, terutama Australia Utara dan Tengah. Perkutut tutul mempunyai bulu berwarna cokelat keabu-abuan dengan bulu penutup sayap bercorak totol-totol putih berserakan.
No comments:
Post a Comment